Belajar membaca nyaring tidak cukup hanya dengan memahami teori. Diperlukan praktik langsung agar calon fasilitator mampu membawakan cerita dengan menarik, membangun interaksi, dan menciptakan pengalaman membaca yang menyenangkan bagi anak-anak.
Semangat inilah yang saya dan kawan- kawan komunitas Read Aloud Solo Raya bawa dalam kegiatan Read aloud Solo Raya Goes to Schoolyang dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026, di KB-RA An Naafi’u Surakarta
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Pelatihan Read Aloud yang diselenggarakan pada 1 Juli 2026. Setelah mempelajari teknik membaca nyaring dalam pelatihan, para peserta mendapat kesempatan untuk menerapkannya secara langsung di lingkungan sekolah.
Melalui praktik ini, peserta belajar membawakan cerita dengan memperhatikan intonasi, ekspresi, pelafalan, serta interaksi dengan anak-anak. Mereka juga berlatih membangun suasana membaca yang menyenangkan agar anak dapat mengikuti cerita dengan penuh perhatian.Bagi calon fasilitator Read Aloud, pengalaman bertemu langsung dengan anak-anak menjadi bagian penting dalam proses belajar. Setiap sesi menghadirkan kesempatan untuk mengenali respons anak, menyesuaikan cara bercerita, dan mengembangkan keterampilan membacakan buku secara lebih efektif.
Membaca nyaring atau read aloud merupakan kegiatan membacakan buku dengan suara lantang kepada anak, disertai penghayatan dan interaksi yang membantu mereka memahami cerita. Buakn hanya mendengarkan bacaan, anak-anak dapat diajak membayangkan tokoh dan peristiwa, mengenal kosakata baru, serta mengembangkan kemampuan menyimak. Pengalaman membaca yang menyenangkan juga dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kedekatan anak dengan buku.
Karena itu, peran fasilitator tidak hanya membacakan teks. Fasilitator juga perlu menghadirkan cerita dengan cara yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak, memberi ruang bagi mereka untuk merespons, serta menjaga agar kegiatan membaca terasa menyenangkan.
Praktik di sekolah menjadi kesempatan bagi peserta untuk menerapkan hal-hal tersebut sekaligus membangun kepercayaan diri dalam memfasilitasi kegiatan membaca nyaring.


